Anak Pertamaku : Catatan 20-an Hidup adalah pelajaran berharga, dan masa muda adalah kelas pertamanya. Hai, perkenalkan, ini anak sulungku, namanya Catatan 20-an . Anak pertama yang butuh bertahun-tahun sampai bisa dilahirkan dan sampai di tangan kalian. Si sulung, buku solo pertamaku ini memang hanya sebuah buku tipis yang tak lebih dari 150 halaman. Tapi, percayalah, ia adalah saksi dari hari-hari masa mudaku yang tidak tercipta dalam sekali duduk dan semalam suntuk. Ia lahir dari perjalanan panjang yang diam-diam kusimpan sejak 2020. Draf yang sebenarnya lebih seperti catatan random yang bermula dari ide-ide acak yang melintas di kepala. Catatan yang kutulis di sela-sela kuliah online, di malam-malam yang terasa terlalu sunyi. Saat itu, aku tak pernah membayangkan bahwa potongan-potongan kalimat itu akan menjelma sebuah buku. Aku hanya menulis agar mengingatnya, masa muda yang tak selalu cerah, tentang pencarian yang kadang tak pernah selesai. Sebag ai seorang pembaca...