Potret Keluarga

 

Potret Keluarga

 




Lembaran usang itu tampak rapuh

Tepiannya terlipat tak rapi

Siku-sikunya tampak tumpul

Warnanya pudar kecoklatan

 

Biarpun usang, kusimpan erat

Biarpun rapuh, kudekap tanpa sekat

Biarpun pudar, kutatap lekat

 

Sebab hanya ini yang kupunya

Selembar foto saat kami masih bersama

Ayah, aku, dan mama

 

Dahulu kala,

saat aku tahu indahnya makna keluarga

   

 

 

 

 

Bumiayu, 21 November 2020

 

Komentar

  1. Mungkin, ini bukan perihal raga yang selalu membersamaimu, tapi tentang untaian doa doa hangat yang selalu mendekapmu erat. Mereka bilang, "Kamu telah tumbuh dengan baik, kami mencintaimu dengan sepenuh hati kami. Maaf, tidak bisa melakukan yang terbaik untukmu"

    BalasHapus
  2. Akan menyenangkan dan menenangkan mendengar kalimat itu, "Kamu telah tumbuh dengan baik."

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

[History #1] Hubungan Sriwijaya dan Mataram Kuno

Menjadi Guru SMA

Anak Sulungku: Catatan 20-an