Klandestin: Diam-Diam

 

Klandestin: Diam-diam







 

Hai, sapamu suatu pagi

Kau mengabarkan sebuah berita

Dengan tawa kau bercerita

Dirimu yang tak lolos seleksi tentara

 

Bagaimana bisa?

 

Baru kali ini aku mendengarnya

Seseorang yang gembira ria,

sebab kegagalannya

Terang-terangan pula

 

Tentu saja gembira

Satu  bimbang reda,

menjauh dari pilihan orang tua

Satu jalan terbuka

Menuju cita-citanya

 

Ia tak ingin ada paksa

Biarlah dia menulis jalan cerita

 

Diam-diam saya ikut tertawa

Jadi, bolehkah saya ikut berbahagia?

Atas kegagalanmu hai kawan lama

 

 

 



⸻Bumiayu, 21 November 2020














@maratuss_sholekha
















p.s: bagi yang merasa, silahkan hubungi saya begitu membacanya.. 
Bukan apa-apa kawan.. kisah hidupmu memang layak dibaca..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

[History #1] Hubungan Sriwijaya dan Mataram Kuno

Menjadi Guru SMA

Anak Sulungku: Catatan 20-an